TERTAWAKANLAH HIDUP INI SELEBAR-LEBARNYA, Teman Kecilku!!*

^^

Senin, 26 Januari 2009

Heeeiii. Bung!!

Heeei Bung!!
Apa ada yang salah dengan saya
Atau perkataan saya terlalu mengintimidasi bung??
Atau juga permainan kata saya terlalu memuakkan, bung??

Heeeii!!
Sudahlah. Hentikan saja bualanmu itu
Kau tak pantas berpendapat begitu
Itu terlalu dini buatmu berkata begitu

Heeeiii.Heeeii.Heeiii, Bung!!
Maaf saja kalau memang saya berlebihan
Tapi apakah nada merasa sebagai insan mempesona hari ini
Apakah bung pernah merasakan sebagai orang yang lelah??
Apakah pernah bung merasa di pelupuk mata Tuhan
Pernahkah bung??

Baiklah. Saya terima pendapat bung!!
Saya mengakui saya memang membual.
Tapi ternyata di kehidupan saya dulu saya tidak pernah membual
Baru kali ini aku di dunia yang aneh ini
Saya begitu lancar sekali untuk membual.


Bung, tak tahu kan maksud ucapan saya.

Baiklah,
saya menyerah!!
SAYA JUGA TIDAK TAHU..

sangjalang.blogspot.com

Rabu, 31 Desember 2008

Hvarf - Heim: Album Halusinasi Sigur Ros



Album studio ke-5 band asal Icelandic ini dikemas dalam 2 cd berisikan lagu-lagu unreleased dan beberapa lagu dari album-album terdahulu Sigur Ros yang mereka re-arrange lagi secara akustik. Terus terang Jon Por Birgisson (vokal, gitar), Kjartan Sveinsson (Keyboard), Georg Holm (bas), Orri Pal Dyrason (drum) mengeluarkan "Hvarf - Heim" di saat yang tepat.


Kenapa? Album "Takk" yang begitu meracuni memori dan syaraf kita dengan berbagai kejeniusan mereka yang tak terhingga, membuat kita berhalusinasi untuk menantikan terus keajaiban apalagi yang akan Sigur Ros kepulkan untuk logika manusia. Ternyata mereka menguak tabir lama karyanya dengan memberikan lagu-lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya. Kita mulai dengan berbagai keteduhan yang ada di cd pertama, "Hvarf". "Salka" sungguh sangat melodius dan membuai, membuat saya terjerembab ke sebuah petualangan di dataran tak bertepi untuk berpikir, mengapa saya sangat tergantung dengan apa yang dinamakan kemuraman. "Hijomalind" kemudian memberikan jawaban, bahwa muram itu terkadang menyenangkan. Pernah bermimpi didatangi setan sekaligus malaikat yang bertanya "Anda ingin beragama atau tidak?" kemudian kita hanya diam saja tanpa memberikan jawaban. Seperti itulah perasaan saya saat mendengarkan lagu tersebut. Lagu itu sangat layak dijadikan single pertama album ini.

"I Gaer" menuai kolase notasi yang berhamburan riak kemurungan. Kita seperti dikurung dalam sebuah pesta mewah yang isinya manusia-manusia skeptis terhadap pola hidup normal, namun menasbihkan jika hidup itu hanyalah sebuah jembatan menuju tempat yang lebih nikmat lagi. "Von" adalah nomer yang diambil dari debut album mereka yang berjudul sama. Dalam lagu ini Jon Por Birgisson memuntahkan sengauan yang sangat menyengat dan melodramatic. Sementara "Hafsol" yang pernah terdapat dalam album "Von" dan juga ada di album second single "Hoppipolla" mengalir dengan buas. Seperti ingin menerkam kita dengan cara diam-diam namun mematikan. Ending lagu ini begitu 'merusak' hati dan perasaan kita dengan cara yang sangat cantik.

Dalam "Heim" kita benar-benar seperti dipaksa untuk meneliti apakah Sigur Ros mampu memainkan lagu-lagu lama mereka yang dimainkan secara akustik sama baiknya saat manusia-manusia hopelandic oriented ini memainkannya secara full band. Track "Samskeyti" (diambil dari album 2003-03-01: Coliseu Dos Recreios, Lisbon, Portugal) membuka pikiran dengan sentuhan eksotis Kjartan Sveinsson lewat nada piano-nya yang mengeluarkan bunyi harapan-harapan semu.

"Staralfur" (album "Agaetis Byrjun")memberikan pelajaran bagaimana memainkan string dan gitar akustik secara sederhana namun mewah. "Vaka" yang notabene adalah nama dari adik drummer Orri Pal Dyrason malah terdengar lebih bermakna lagi dengan versi akustiknya ini. Nyawa lagu tersebut memang ada di string serta piano Kjartan Sveinsson dan vokal Jon Por Birgisson. "Agaetis Byrjun" menjulang ke wilayah yang lebih tinggi lagi. Dimana mereka berhasil meluaskan lagi esensi lagu tersebut. "Heysatan" dan "Von" menutup dengan manis perjalanan "Hvarf-Heim". Menangis, marah, murung, bercinta dan bersenang-senanglah dengan album ini.

Minggu, 21 Desember 2008

Proklamirkan akhir dunia
Saat kendornya pita suara=suara
Dimana saat matinya kata
Dimana saat matinya raga.


Berdiri Teman.
Smangad Teman.
Berdiam diri bukan solusi.
Angkat tanganmu
Ikuti aku.

DANSA.DANSA.DANSA DAN DANSA

THE BEATLES HAS ROCKS!!*

The Beatles adalah salah satu grup musik rock paling awal sekaligus paling berpengaruh di era modern. Beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, kebanyakan lagu mereka ditulis oleh Lennon dan McCartney. Popularitas mereka sedemikian tingginya di Britania Raya sehingga di tahun 1963 pers menelurkan istilah "Beatlemania". Mereka juga kemudian meraih sukses di Amerika Serikat dan seluruh dunia.

Dibentuk di Liverpool tahun 1959 dengan formasi awal John Lennon (Vokal, Gitar), Paul Mc Cartney (Vokal, Gitar), George Harrison (Vokal, Gitar), Stuart Sutcliffe (Bass) dan Pete Best (Drum). Namun tak lama kemudian Stuart Sutcliffe mengundurkan diri (hijrah ke Jerman dan menikahi Astrid Kircherr dan meninggal disana tahun 1962 akibat pendarahan di otak). Lalu pada tahun 1962 Pete Best hengkang dari The Beatles, dan posisinya digantikan oleh Richard Starkey alias Ringo Starr

Manager The Beatles, Brian Eipstein, pertama kali mengenal Beatles lewat banyaknya request pembeli piringan hitam di toko musiknya. Pertama kali Brian mencoba menawarkan Beatles kepada Decca Record, label besar perusahaan rekaman kala itu. Audisi bisa didapat, hanya saja manajemen Decca berpendapat bahwa kelompok musik gitar sudah lewat masa tenarnya. Kendati keempat pemuda menjadi patah arang, Brian akhirnya bisa mendapatkan audisi bagi mereka di satu label rekaman, Parlophone, yang sejatinya adalah perusahaan rekaman untuk siaran radio. George Martin, manajer Parlophone, setuju, dan dimulailah perekaman untuk album pertama The Beatles yang bertajuk "Please Please Me". Lagu Please Please Me dan Love Me Do merupakan andalan untuk album tersebut.


Please Please Me (#1 UK)Platinum
Label: Parlophone PMC 1202 (Mono)/PCS 3042 (Stereo)
Terbit: 1963-03-22 (mono) dan 1963-04-26 (stereo)
Side one Side two
"I Saw Her Standing There"
"Misery"
"Anna (Go to Him)"
"Chains"
"Boys"
"Ask Me Why"
"Please Please Me" "Love Me Do"
"P.S. I Love You"
"Baby It's You"
"Do You Want to Know a Secret"
"A Taste of Honey"
"There's a Place"
"Twist and Shout"

Dan untuk mempersingkat halaman (Hhhehhehe)
itu tadi album pertama dari the Beatles

Naah, ini album yang saya paling suka dari The Beatles

Here IS.... The Beatles has so Rocks!!*



Dengan lagunya yang hits hingga kini .
A Hard Day's Night (#1 UK)4X Platinum
Label: Parlophone PMC 1230 (Mono)/PCS 3058 (Stereo)
Terbit: 1964-07-10
Side one Side two
"A Hard Day's Night"
"I Should Have Known Better"
"If I Fell"
"I'm Happy Just to Dance With You"
"And I Love Her"
"Tell Me Why"
"Can't Buy Me Love" "Any Time at All"
"I'll Cry Instead"
"Things We Said Today"
"When I Get Home"
"You Can't Do That"
"I'll Be Back"


Semoga saja aku juga bisa menjadi mereka!!

hhehhhe
Amiiieeennn!!!!

Kamis, 18 Desember 2008



Kopi tubruk itu lugu, sederhana, tapi sangat memikat kalau kita mengenalnya lebih dalam.
Kopi tubruk tidak peduli pada penampilannya, kasar, membuatnya pun sangat cepat. Seolah-olah tidak membutuhkan skill khusus. Tapi, tunggu sampai anda mencium aromanya. Kedahsyatan kopi tubruk terletak pada temperatur, tekanan, dan urutan langkah pembuatan yang tepat. Semua itu akan sia-sia kalau anda kehilangan tujuan sebenarnya: AROMA. Coba hirup dulu aromanya.


dari buku: Filosofi Kopi, Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade (1995-2005), Dee.

Kamis, 11 Desember 2008



KURT!! I LOVE YOU!!
WITHOUT YOU I HAVEN`T INFLUENCE ANYTHING